Eksplor Taman Nasional Bromo Tengger



Bagi temen-temen yang berada di daerah Malang dan sekitarnya, belum pas rasanya kalau belum berpetualang menikmati indahnya alam Taman Nasional Bromo Tengger. Wisata alam ini menjadi salah satu primadona warga Jawa Timur sebagai wisata alam di Indonesia. Gunung Bromo ini terletak diantara empat wilayah di Jawa Timur yaitu Malang, Pasuruan, Probolinggo dan Lumajang. Jadi teman-teman bisa melalui empat jalur tersebut jika ingin berwisata ke Gunung Bromo. Tidak hanya pemandangan gunungnya yang indah tetapi terdapat banyak tempat-tempat lainnya yang menjadi tempat favorit wisatawan.


Saya memulai pemberangkatan dari Kota Malang,  meskipun dari kota Malang saya dan teman-teman memutuskan berangkat melalui jalur Pasuruan. Hal ini dikarenakan akses jalan menuju Gunung Bromo melalui Pasuruan lebih mudah daripada jalur Malang. Akses Jalan melalui Malang jalannya menanjak dan berada di tepi jurang tetapi melalui Malang ini jalan menjadi lebih dekat. Berangkat jam 5 sore kami pun sampai di loket pembelian tiket sekitar jam 10 Malam. Kok lama banget ya perjalanan ke Bromonya, sebelumnya kami mampir dulu ke Masjid dan warung bakso untuk menghangatkan diri hehehe. Pembelian tiket dibuka pada jam 01 pagi, jadi sementara kami beristirahat di pendopo dekat loket. Berjam-jam menunggu akhirnya kami pun membeli tiket, untuk harganya temen-temen cukup membayar Rp.27.500,- per-orang pada hari biasa dan membayar Rp.32.000,- per-orang pada saat weekend.  Tepat jam 01 pagi kami berangkat bersama rombongan lainnya. Namun, sebelumnya kami mengisi bahan bakar terlebih dahulu sebelum berangkat.

Perjalanan menuju wisata gunung Bromo menghabiskan waktu sekitar 1 jam, kami nggak langsung sampai di gunung Bromo tetapi berhenti di penanjakan. Melalui penanjakan kita bisa melihat pemandangan gunung Bromo dari kejauhan. Penanjakan memiliki 3 titik tempat untuk melihat pemandangan gunung dari kejauhan.  Kami pun memilih titik ke dua sembari beristirahat di gazebo yang telah disediakan. Sekian jam kami menunggu akhirnya matahari pun muncul secara perlahan di ufuk timur. Kami pun tak bisa melewatkan momen berfoto bersama. Setelah itu kami melanjuttkan perjalanan ke kaki gunung Bromo. Waktu perjalanan dari Penanjakan menuju Bromo menghabiskan waktu sekitar 15 samapi 30 menit saja. Hal menarik lainnya yang bisa dilakukan adalah menaiki kawah di gunung tersebut. Ratusan anak tangga kita naiki hingga mencapai puncak, melihat ramainya wisatawan diatas kami memutuskan untuk turun yang penting rasa penasaran kami akan kawah sudah terobati. Kemudian kami pun memutuskan untuk pulang. Nah, dalam perjalanan pulang ada beberapa spot yang kami kunjungi seperti bukit teletubis, padang ilalang dan lain-lain. Namun pada saat kami kesana bukit teletubis masih proses pertumbuhan. Akhirnya kami melanjutkan perjalanan pulang. Oh iya Teman-teman bisa menggunakan jasa penyewaan motor dan mobil jeep dengan harga mulai Rp.300.000 s.d Rp.700.000,- untuk menyewa jeep sesuai dengan tujuan masing-masing.

Terdapat beberapa tempat menarik yang ada di Gunung Bromo ini.

Pasir Berbisik

            Ketika teman-teman ingin menuju kaki gunung Bromo pasti akan melewati jalur berpasir ini. Disebut pasir berbisik hanya istilah saja ya teman-teman, tidak ada bisikan apapun kok ketika melewati area ini hehehe. Saya sarankan untuk menggunakan masker ya teman-teman. Banyaknya mobil jeep dan kendaraan lainnya berlalu lalang membuat banyak debu dimana-mana. Area pasir ini berjarak sekitar 10 KM. Bagi temen-temen yang menggunakan motor biasa akan membutuhkan perjuangan ekstra untuk melalui jalan ini. Tapi area ini juga sangat bagus juga untuk berfoto.

Sunrise di Penanjakan


      Penanjakan adalah tempat paling bagus untuk melihat panorama gunung Bromo dari kejauhan. Jika tidak mendung pemandangan sunrise yang indah pun bisa teman-teman nikmati. Secara perlahan mentari muncul dari balik pegunungan. Keren.

Ojek Kuda
ngalam.co

            Sebelumnya saya telah menjelaskan rute menuju Kawah diatas, sebelum menaiki ratusan tangga sebelum mencapai puncak. Temen-temen harus berjalan kaki dahulu sekitar 20 menit sebelum mencapai tangga. Jika teman-teman tidak ingin kelelahan, kita bisa menggunakan jasa ojek kuda. Cukup membayar Rp.70.000,- saja kita sudah sampai di tangga menuju puncak.

Bukit Teletubis
malangtourguide.com
            Pada saat arah menuju pulang teman-teman akan disuguhkan dengan hijaunya pepohonan di perbukitan. Orang-orang menamainya sebagai bukit teletubis karena mirip seperti bukit-bukit yang berada di serial kartun Teletubis. Perbukitan ini pun sangat bagus untuk menjadi foto yang instagramable.

Padang Ilalang
khoirurosida.com

            Berbicara tentang foto yang Instagramable padang ilalang yang berada di sekitar kawasan gunung Bromo bisa menjadi pilihan spot foto yang apik. Berfoto dengan latar padang ilalang membuat hasil foto seperti berada di padang Savana. Penasaran? Yuk cobain kesini.

Bunga Verbena
g4d4adventure.wordpress.com

            Melihat bunga Verbena di Gunung Bromo merupakan sebuah keistimewaan. Karena bunga ini hanya tumbuh pada bulan-bulan tertentu saja. Nah bunga Verbena ini juga menjadi sasaran wisatawan dalam berfoto.


            Demikianlah teman-teman bagaimana petualangan saya bersama teman-teman ketika berwisata alam ke Taman Nasional Bromo Tengger. Yapp.. begitu luar biasa indahnya alam Bromo ini. Mulai dari pemandangan alamnya yang eksotis dan kehidupan suku tengger membuat destinasi wisata ini semakin indah. Jangan lupa sebelum berwisata ke Bromo pake jaket yang tebal dan siapkan perlengkapan lainnya ya. Have a nice trip.
Share:

14 komentar:

  1. Sewa jeep itu sekali jalan ya? maks kapasitas 4 org? jadi 300rb misalnya dibagi 4 kan? bukannya per orang.

    BalasHapus
  2. apik cerita perjalanannya mas bro
    TNBTS ini jadi bucketlis yang wajib saya ceklis nih

    BalasHapus
  3. apik cerita perjalanannya mas bro
    TNBTS ini jadi bucketlis yang wajib saya ceklis nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe.. makasih masbro.. terima kasih telah berkunjung

      Hapus
  4. Kok tampilannya di.hp kurangvreaponsif ya? Bacanya jadi keganggu. Tapi fotonya keren banget.

    BalasHapus
    Balasan
    1. walaah. iyakah mbak.. mohon maaf atas ketidak nyamanannya.. kalau berkenan bisa dss seperti apa tampilannya terima kasih

      Hapus
  5. kalau ke malang lagi mampir ke rumah saya mas
    nanti tak ajak ke bromo lagi sama coban (air terjun) di sekitar Bromo :)

    BalasHapus
  6. Jadi inget pas motoran dari Solo ke Bromo tahun lalu.. Emang bener-bener bagus.. Gak nyangka seindah itu pas lihat langsung, terutama pas jalan turunan dari lautan pasir..

    Dulu juga explore naik motor sampai lautan pasir karena masih padet habis semalam diguyur hujan..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bener banget mas, wah kalo habis hujan enak mas pasirnya padat, saya kemaren itu pas cerahnya jadi debunya dimana-mana. tapi asli keren banget hehe

      Hapus
  7. Berkali-kali ke Bromo pun ga akan pernah bosan

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe iya mbak Julee.. mudah2an di lain waktu bisa kesana lagi..

      Hapus
  8. mantap emang gan taman wisata bromo

    BalasHapus