Milenial dan Koperasi Zaman Now

Halo Milenial, kita sekarang sedang berada di era yang tentunya tak jauh-jauh dari perkembangan teknologi, modernitas dan kecanggihan fasilitas di segala bidang. Saat ini kita sudah banyak bisa menikmati sistem keuangan dengan berbagai kebutuhan melalui online, mulai dari pemesanan, pembayaran tagihan, peminjaman, hingga penggadaian pun bisa dilakukan secara online. Banyak perusahaan startup yang berkembang pesat dan memanfaatkan kecanggihan teknologi sebagai sistem keuangan terbaru dan kekinian. Lantas, apakah kita masih butuh dengan yang namanya koperasi? Dimanakah peran koperasi di saat seperti ini? Apakah koperasi akan tertinggal dan tergerus oleh perkambangan zaman. Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan saya ulas dengan beberapa penjelasan sebagai berikut.  


Koperasi adalah sebuah terobosan atau gagasan salah satu pendiri bangsa yang pernah membuat sistem koperasi dengan sedemikian rupa sehingga menjadi salah satu pelopor yang mampu menjadi pendongkrak perekonomian bangsa. Bung Hatta selaku Bapak Koperasi Indonesia menuturkan bahwa koperasi adalah sistem badan usaha yang cocok dengan karakter masyarakat Indonesia. Koperasi adalah badan usaha yang bergerak secara mandiri ataupun kelompok di sana menjual berbagai macam produk dan menerima jasa simpan pinjam. Koperasi yang berlandaskan tolong-menolong ataupun sukarela membuat visi dan misi koperasi semakin tercapai. Lalu bagaimana peran koperasi saat ini, apakah masih layak menjadi sistem perekonomian yang dinamis pada era saat ini? Justru di sinilah peran koperasi untuk mengambil langkah jitu dan strategis dalam pengembangan sistem ekonominya. 

Apa yang Dimaksud dengan Koperasi?



Koperasi adalah sebuah badan usaha yang bergerak dalam bidang pengembangan ekonomi yang dilakukan dalam sebuah organisasi atau kelompok secara mandiri dan dilakukan secara sukarela demi kepentingan bersama. Peran koperasi dan anggota sangat penting dan harus saling menguatkan satu sama lain. Jika anggota dalam suatu koperasi lemah, maka koperasi pun juga akan ikut melemah. Maka hal tersebut yang menjadi titik awal pengembangan koperasi. Terdapat beberapa prinsip koperasi yang menjadi landasan dasar kita dalam berkoperasi di Indonesia yaitu (1) Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka, (2) Pengelolaan dilakukan secara demokrasi, (3) Pemberian SHU dilakukan secara adil dan sesuai dengan jasa usaha masing-masing anggota, (4) Pemberian balas jasa yang terbatas pada modal, (5) kemandirian, (6) Pendidikan perkoperasian, dan (7) Kerjasama koperasi. Melalui prinsip-prinsip tersebut diharapkan dapat menjadi landasan utama dalam menjalankan sebuah koperasi yang bisa mewujudkan tujuan koperasi dan mensejahterakan koperasi dan anggotanya.

Banyak hal yang bisa kita lakukan dengan adanya koperasi yaitu mulai dari pinjaman usaha modal, pengembangan wirausaha, pengembangan produk, dan lain-lain. Banyak keunggulan yang bisa didapatkan melalui koperasi ini yaitu di samping menjadi penggerak perekonomian suatu bangsa tetapi juga kita bisa mendapatkan hasil usaha secara mandiri, tidak hanya demi kepentingan pribadi tetapi juga demi terwujudnya misi koperasi tersebut dengan tujuan bersama antar anggota. 

Bagaimana Peran Milenial dalam Memajukan Koperasi di Indonesia?


Milenial? Apa yang terlintas di benak kalian jika mendengar kata Milenial, istilah milenial adalah meraka yang ditujukan kepada individu-individu yang berasal dari generasi Y. Generasi ini adalah mereka yang lahir pada tahun 1980 ke atas dan hingga saat ini. Mengapa generasi ini disebut sebagai generasi Milenial? Karena pada tahun tersebutlah kita mulai mengenal yang namanya kemajuan teknologi dan telekomunikasi seperti jaringan internet dan hingga saat ini melakukan transaksi atau segala macam aktivitas melalui online. Generasi milenial juga digadang-gadang sebagai generasi dimana berkembangnya berbagai macam teknologi yang semakin canggih. Hal tersebut juga dapat memengaruhi berbagai macam aktivitas mulai dari informasi, telekomunikasi dan sosial. Adanya perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi menyebabkan kita bisa terhubung ke siapapun dalam waktu yang singkat. Adanya teknologi juga bisa mengembangkan perekonomian secara online dan membantu segala kebutuhan melalui online.

Generasi milenial cenderung lebih minat dengan dunia usaha mandiri, suka belajar banyak hal dan mengetahui hal-hal baru. Internet tidak hanya menjadi tempat bersosial media saja tetapi juga mencari berbagai informasi baik kuliner, wisata hingga berita harian. Di samping itu juga internet dapat menjadi media bisnis bagi para milenial dalam mengebangkan bisnisnya. Maka tak jarang kini banyak transaksi yang dilakukan secara online sehingga bisnis online menjadi sebuah ladang usaha baru yang menjanjikan bagi para milenial. Walaupun bisnis online tak selamanya menjadi ladang bisnis yang menjanjikan, namun transaksi secara konvensional juga sangat di butuhkan, jika kita membeli produk atau menjual produk melalui online kita hanya bisa menyajikan produk dengan gambar ataupun barang secara visual saja. Adanya transaksi konvensional juga membantu memilih barang secara langsung sehingga kedua hal tersebut dapat saling bersinergi dalam dunia bisnis modern.

Rebranding, Solusi Permasalahan Koperasi saat ini


Sebagian besar para milenial menganggap bahwa koperasi adalah sebuah badan usaha dalam bidang pengembangan ekonomi yang masih menjalankan transaksi secara konvensional atau tradisional. Banyak yang beranggapan, bahwa koperasi saat ini semakin kurang kiprahnya pada era digital ini. Hal ini disebabkan dari kurangnya sosialisasi koperasi dalam pengembangan usahanya, melemahnya para anggota yang mengakibatkan pelemahan koperasi, sistem transaksi yang masih terbilang dengan manual sehingga dikatakan masih menggunakan sistem jadul atau kuno. Padahal, koperasi pun justru dapat berperan menjadi salah satu bisnis usaha yang maju dan sesuai dengan perkembangan zaman. Melakukan rebranding adalah solusi yang tepat bagi para koperasi di Indonesia agar semakin maju. Hal yang dapat kita dapat lakukan adalah mengatur ulang strategi bisnis dan manajemen koperasi yang dinamis dan kekininian, dalam artian ikut serta memanfaatkan perkembangan teknologi dalam sistem koperasi. Menguatkan lagi komitmen para anggota koperasi yang semakin melemah sehingga dapat menguatkan koperasi kembali. Meskipun demikian, kita juga sudah menemukan beberapa koperasi yang telah melakukan hal tersebut sebagai langkah jitu menambah minat usahawan dan bekerjasama dengan koperasi. 

Koperasi Zaman Now


Apa yang dimaksud dengan koperasi zaman now? Sebenarnya ini hanyalah sebuah istilah saja, dimana diharapkan koperasi dapat lebih berkembang lagi secara dinamis dan memiliki inovasi-inovasi dan kreativitas dalam pengembangan usahanya sehingga dapat menyesuaikan atau memanfaatkan teknologi sebagai media transaksi koperasi. Beberapa hal yang bisa kita lakukan melalui koperasi zaman now ini.

1. Transaksi Online Menjadi Alternatif dalam Peminjaman dan Pembayaran

Adanya sistem pembayaran ataupun peminjaman secara online dapat memudahkan dalam bertransaksi. Maksudnya adalah koperasi tersebut dapat membuat sebuah website dengan menampilkan semua data dan informasi terkait koperasi tersebut. Di samping itu juga, melalui website itu kita bisa menjelaskan usaha-usaha yang dilakukan koperasi tersebut. Bagi mereka yang sedang mencari informasi terkait koperasi tersebut bisa dilakukan secara online dan tidak perlu lagi datang ke koperasi. Terlebih lagi, adanya koperasi online ini kita bisa menjangkau konsumen dengan cakupan wilayah yang luas. Tentunya dengan beberapa syarat dan ketentuan yang berlaku demi menghindari adanya penipuan atau kecurangan dari konsumen.

2. Melakukan Seminar atau Diskusi Perkoperasian

Dengan adanya seminar atau forum diskusi tentang koperasi, maka hal ini akan menarik minat para milenial untuk mengetahui hal-hal baru tentang koperasi. Melalui seminar ini juga kita bisa menjelaskan urgensi dan pentingnya berkoperasi sebagai salah satu ajang dalam turut andil memajukan perekonomian bangsa Indonesia. Di samping itu juga, ajang seminar ini diharapkan juga dapat menjadi salah satu cara sebagai media sosialisasi kepada para milenial dan mengenalkan badan usaha sehingga bisa menarik para milenial yang ingin memulai usaha atau melakukan pinjaman dana usaha di koperasi.

3. Melakukan Berbagai Festival atau Event

Adanya event-event menarik justru akan membuat koperasi menjadi badan usaha pengembangan bisnis yang modern dan milenial, event-event yang bisa dilakukan bisa berupa banyak hal mulai dari melakukan festival koperasi, hal ini bisa meliputi pameran sejarah koperasi, perkembangan koperasi dari waktu ke waktu, dan lain sebagainya. Tentunya, rangkaian acara tersebut dikemas secara menarik sehingga dapat menarik banyak milenial untuk turut aktif terlibat dalam koperasi. Di samping itu juga, kita bisa memanfaatkan sosial media sebagai media online dalam penyebaran sumber informasi yang valid dan terpercaya misalnya mengadakan perlombaan menulis pada berbagai platform media mengenai keunggulan-keunggulan tentang koperasi dan lain sebagainya. Sehingga melalui beberapa event tersebut bisa menaikkan eksistensi koperasi sebagai bisnis yang menjanjikan dan modern.

4. Pembekalan Anggota dengan Softskill ala Milenial 

Pengembangan softskill anggota dengan teknologi modern dapat membantu para anggota bekerja lebih cepat dan efektif. Mulai dari pelatihan input data secara online sehingga mempercepat kerja dan tidak lagi secara manual. Mengenalkan teknologi informasi dan telekomunikasi sehingga mempercepat hubungan komunikasi antara koperasi dan konsumen. Melalui hal-hal tersebut justru akan memudahkan para anggota dan konsumen agar menjalin ekosistem yang baik dalam setiap transaksi yang terjadi. 

Demikianlah ulasan saya mengenai Antara Milenial dan Koperasi Zaman Now. Melalui tulisan ini saya mengemukakan pendapat saya secara pribadi tentang apa yang bisa koperasi lakukan di era milenial ini. Mulai dari pembenahan secara internal maupun eksternal agar bisa menarik para milenial untuk bergabung pada koperasi. Meskipun perkembangan teknologi telah maju, koperasi justru bisa memanfaatkan hal tersebut sebagai ladang bisnis juga yang tentunya tetap berpedoman pada prinsip-prinsip koperasi yang ada. Tetaplah jaya koperasi, karena dengan adanya koperasilah yang menjadi salah satu pelopor perekonomian bangsa. Semoga bermanfaat. 

You Might Also Like

0 Comments

Top Categories