Enam Kunci Jitu Cara Menurunkan Darah Tinggi Yang Efektif


sumber gambar: hellosehat.com

Anda tentu tidak asing dengan istilah kesehatan berupa tekanan darah tinggi? Tekanan darah dikatakan tinggi apabila melebihi 140/90 mmHG. Hal ini melebihi batas kewajaran, di mana normalnya tekanan darah berada diantara 90/60 mmHg hingga 120/80 mmHg. Di bawah ini akan dijelaskan mengenai kunci jitu cara menurunkan darah tinggi.


1. Kurangi Konsumsi Garam

Saat masa kehamilan seorang perempuan, cara menurunkan darah tinggi yang jitu salah satunya dengan mengurangi konsumsi garam. Sebab adanya garam mampu membuat tekanan darah dalam tubuh meningkat. Setidaknya anda harus menguranginya sampai kurang dari 1 sendok teh garam untuk setiap harinya seperti yang sudah diatur dalam situs website Kementrian Kesehatan RI.

2. Banyak Beraktivitas di Luar Ruangan
Apabila pasien hipertensi sering beraktivitas di luar ruangan maka pasien akan mudah terkena sinar matahari. Ternyata ini cukup efektif untuk penurunan darah tinggi sebab sesuai studi pada tahun 2014 silam menyatakan bahwa ketika kulit seseorang terkena sinar matahari menimbulkan suatu reaksi kimia yang membuat pembuluh darahnya menjadi lebar. Alhasil tekanan darahnya mengalami penurunan.

3. Diet Sehat
Diet penting dilakukan agar berat badan tetap terjaga (ideal). Jika berat badan ideal maka tekanan darah dalam tubuh akan terkontrol. Namun dalam menjalankan program diet juga harus dengan pola diet sehat. Perhatikan makanan apa yang anda konsumsi. Usahakan makan makanan yang bergizi, seperti buah-buahan (buah bit, stroberi, pisang dan buah berry), sayuran, ikan, dan biji-bijian. Apabila anda ingin mengonsumsi susu, carilah produk susu yang rendah kolesterol dan lemak seperti susu skim. Disarankan untuk sering mengonsumsi yogurt, kentang, oat meal, dan cokelat untuk membantu menurunkan darah tinggi. Bagi anda yang sedang hamil sebaiknya mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan tinggi asam lemak esensial, vitamin D, magnesium, dan kalsium.

4. Olahraga
Aktivitas berolahraga setiap harinya ternyata memiliki peran besar dalam penurunan tekanan darah tinggi seseorang. Setidaknya seseorang membutuhkan waktu 30 menit per hari secara teratur untuk melakukan olahraga. Hal ini perlu dilakukan secara teratur sebab apabila kecolongan tidak berolahraga maka berpeluang besar tekanan darah akan meningkat kembali. Anda dapat melakukan olahraga apapun sesuai minat anda, seperti jogging, berenang, bersepeda, panjat tebing, atau bahkan dance. Terutama olahraga yang membutuhkan peran dari kardiovaskular sehingga efisiensi organ jantung akan terus mengalami perbaikan. Akibatnya tekanan darah akan menurun pula. American College of Sports Medicine (ACSM) berpendapat bahwa bentuk olahraga lain seperti berjalan atau melakukan tugas-tugas di rumah juga mampu membuat tekanan darah menurun. ACSM juga merekomendasikan bahwa waktu terbaiknya yaitu jam minimal setengah dari moderat saat kegiatan fisik lima hari dalam satu minggu.

5. Mengonsumsi Minyak Zaitun
Seperti yang dilansir pada artikel alodokter.com, minyak zaitun mengandung zat polifenol yang mampu membuat tekanan darah berkurang.

6. Hindari Rokok
Ternyata tanpa kita ketahui, rokok yang sering dikonsumsi oleh kebanyakan orang berperan besar dalam meningkatkan tekanan darah. Hal ini karena adanya kandungan nikotin di dalamnya. Menurut laman health.detik.com, apabila nikotin masuk ke dalam otak maka kelenjar adrenal akan mengeluarkan epinefrin. Akibatnya pembuluh darah akan menyempit dan mudah terjadi serangan jantung secara tiba tibat dan stroke. Jadi sebaiknya anda jauh jauh dari rokok. Jangan menjadi perokok aktif ataupun pasif karena keduanya tetap akan menerima dampaknya meskipun bukan hanya penyakit darah tinggi.

Bagaimana pendapat anda setelah membaca uraian di atas? Cukup simpel bukan untuk menjadi enam kunci jitu dalam cara menurunkan darah tinggi seseorang? Semoga dengan adanya penjelasan ini dapat bermanfaat bagi anda dan kerabat di sekitar anda. Jangan ragu untuk tetap bertanya ke doker ahli apabila ada keganjalan. Selamat mencoba!

You Might Also Like

12 Comments

  1. Kalau mau menurunkan darah tinggi, umumnya saya meresepkan kaptopril, bisoprolol, lisinopril, atau obat-obatan antihipertensi lainnya, tergantung situasi pasiennya juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah dapet komentar langsung dari dokternya. Terima kasih atas informasinya dokter.

      Hapus
  2. Aku kebalikannya.. Sarah r3ndah heheh.. BTW Makasih infonya.. Jadi nambah referensi ttg Sarah tinggu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mbak ini typonya loh,.hahaa..

      Iya mbak, makasih sudah berkunjung mbak

      Hapus
  3. pas nih infonya! keluargaku rata2 hipertensi. mungkin krn masih muda, urusan makan aku gak ngaruh. naik darahnya klo anak2 dibangunin pada cuek. naaah!

    BalasHapus
  4. Mengonsumsi minyak zaitun ya. Noted. Padahal ada nih disimpan di rumah. Malah nggak diapa-apakan.

    BalasHapus
  5. Baru 1,2,3,6 yang saya lakukan... Tapi alhamdulillah, tiap periksa tekanan darah, senantiasa normal

    BalasHapus
  6. poin terakhir ini kayaknya susah dihindari mas, karena hampir setiap sudut selalu berjumpa dan bercengkrama dengan para perokok

    BalasHapus

Top Categories