Gejala Alergi dan Obat Gatal Alergi pada Anak serta Buat Steak Tempe Solusi Makanan Sehat untuk Buah Hati Tercinta

Bagi para orang tua, memerhatikan gejala-gejala penyakit pada anak adalah hal yang harus diperhatikan secara rutin. Anak kecil sangat rentan terkena penyakit di samping karena masih dalam proses pertumbuhan dan juga memiliki daya kekebalan tubuh yang lemah. Salah satu penyakit yang rentan terjadi pada anak kecil adalah alergi. Alergi ini biasanya bisa berupa berbagai macam faktor mulai dari udara, makanan dan bahkan sentuhan suatu benda pada kulit. Jika anak kita terkena alergi maka perlu adanya penanganan dan obat gatal alergi pada anak. Maka dari itu, penting sekali bagi para orang tua untuk memperhatikan kesehatan buah hati tercinta secara tepat mulai dari lingkungan bermain hingga makanan sehari-hari. Kali ini saya akan menjelaskan tentang beberapa gejala alergi yang bisa saja terjadi pada buah hati kita dan Resep Buat Steak Tempe sebagai solusi makanan sehat pada buah hati tercinta.

Secara umum kita mengenal alergi sebagai sebuah reaksi yang terjadi pada kekebalan tubuh kita akibat sebuah benda lainnya yang hal tersebut hanya terjadi pada diri kita dan tidak berpengaruh pada orang lain. Hal  tersebut bisa berbentuk pilek, ruam pada kulit dan hingga sesak napas. Maka dari itu, kita sebagai orang tua harus pintar-pintar memerhatikan kondisi anak dan sensitivitas pada anak supaya bisa mencegah terjadinya alergi sewaktu-waktu.

Alergi Dingin pada Anak

 obat gatal alergi


Apakah dingin bisa diidentifikasi sebagai suatu alergi pada seseorang? Iya, bagi kamu yang belum tahu, Dingin juga dapat menjadi alergi yang diderita seseorang loh. Dulu, waktu saya menjadi salah satu pengurus asrama di Kota Malang. Saya pernah beberapa kali menemui adik-adik yang memiliki alergi dengan hawa dingin. Kota Malang memang terkenal dengan daerahnya yang berhawa sejuk, hal ini dikarenakan letak geografisnya yang dikelilingi oleh daerah pegunungan. Hal tersebut dapat mengakibatkan suhu udara yang mencapai 10 s.d 15 derajat tiap paginya atau bahkan sampai 9% Celcius jika sudah memasuki musim penghujan/dingin. Biasanya alergi yang terjadi adalah sesak napas, atau bisa juga berupa bilur/biduran yang terjadi pada kulit. Maka dari itu, perlu adanya sebuah langkah antisipatif agar terhindar dari alergi tersebut. Walaupun cara mengatasi alergi ini bisa dilakukan dengan mudah tetapi kita juga harus tahu beberapa hal secara baik dan benar supaya tidak salah langkah dalam pengobatannya.

Tanda-Tanda dan Gejala Terjadinya Alergi Dingin pada Anak

Alergi dingin ini bisa juga diistilahkan sebagai urtakarian dingin. Walaupun alergi dingin ini bisa dibilang penyakit langka, tetapi tidak menuntut kemungkinan bisa juga terjadi di daerah yang beriklim tropis. Jika buah hati kita terkana alergi dingin ini, maka diperlukan sebuah penanganan yang serius. Lalu, bagaimana caranya mengetahui anak kita terkena gejala alergi dingin ini? Para ahli menyarankan hal ini bisa dilakukan dengan percobaan sederhana, misalnya menaruh es batu pada kulit anak kita, lalu lihat apa reaksi perubahan yang terjadi pada kulit anak kita. Jika, terjadi reaksi sensitivitas pada kulit maka hal tersebut menandakan bahwa anak tersebut memiliki gejala alergi dingin. 

Reaksi yang terjadi pada anak pun berbeda-beda. Jika, berada pada reaksi ringan atau minor, maka bisa melakukan perawatan seperti biasanya. Namun, jika berada pada tahap berbahaya maka dibutuhkan sebuah penanganan khusus terhadap alergi tersebut. Pada penderita alergi dingin yang serius, dianjurkan untuk berhati-hati ketika menghadapi cuaca dingin ataupun bermain air di kolam yang dingin. Maka dari itu, perlu mengecek keadaan dan suhu udara agar dapat mengantisipasi terjadinya alergi dingin tersebut. Bentuk alergi dingin bisa berupa berbagai cara mulai dari pingsan, sesak napas, ataupun syok. Wah, ternyata alergi dingin juga bisa menjadi momok bagi buah hati kita ya! Maka dari itu, kita harus benar-benar mengerti kondisi anak kita dan bertindak cepat jika terjadi gejala alergi pada buah hati kita. Gejala-gejala terjadinya alergi dingin bisa berupa dalam berbagai kondisi seperti berikut ini.
1. Terjadinya bengkak temporer pada area kulit yang terkena benda atau cairan dingin, contohnya adalah es batu.
2. Ketika kulit berubah hangat, maka akan terjadi reaksi yang semakin memburuk. 
3. Terjadi pembengkakakan pada tangan atau bibir ketika memegang atau terkena makanan/minuman dingin. Contohnya ice cream ataupun aneka minuman es.
4. Terjadinya reaksi serius, syok berat atau anaphylaxis, atau syok berat seperti pingsan, denyut jantung naik, organ tubuh bengkak (tenggorokan atau lidah dan susah bernapas.

Penyebab Alergi Dingin Pada Anak 

Ada beberapa penyebab terjadinya alergi pada anak dan hal tersebut juga dipengaruhi oleh faktor yang berbeda-beda bisa saja melalui faktor keturunan, kulit sensitif ataupu karena faktor kesehatan. Pada saat kulit terkena oleh alergen histamine atau zat lain maka kulit pun akan bereaksi ke beberapa bagian tubuh tertentu sehingga akan menyebabkan kemerahan dan gatal-gatal yang dinamakan sebagai bilur atau biduran. 

Cara Mengatasi Alergi Dingin 

Sebenarrnya penyakit alergi ini tidak perlu penanganan serius jika masih dalam kategori minor. Biasanya bagi anak-anak yang terkena alergi dingin akan berangsur-agsur hilang sesuai dengan pertumbuhan anak, yakni pada usia 4 s.d. 5 tahun. Biasanya gejala alergi dingin yang tidak begitu serius juga akan kembali pulih dengan waktu sekitar 2 jam saja. Bagi para orang tua diharapkan juga bisa memilih obat gatal alergi dengan tepat dan sesuai dengan arahan dokter. Penanganan umum yang biasa direkomendasikan sebagai obat alergi dingin adalah jenis antihistamine. Meskipun demikian, konsultasi kepada dokter juga tetap dibutuhkan ya, supaya obat yang diberikan sesuai dengan kebutuhan anak. Di samping itu juga, para orang tua dapat mengetahui langkah-langkah pencegahan alergi pada anak sebagaimana singkatan dari kata ALERGI berikut ini. 
1. Antisipasi diri dari perubahan suhu mendadak
2. Lindungilah kulit anak dari cuaca dingin
3. Es krim, minuman dan makanan dingin harap dihindari karena dapat mengakibatkan bengkak pada tenggorokan.
4. Reaksi alergi yang serius harap meminta resep pada dokter yang ahli di bidangnya. 
5. Gunakan obat antihistamine sebagai persiapan dalam berpergian di cuaca dingin. Disarankan mengonsumsi sebelum terkena cuaca dingin. 
6. Intruksikan agar anak tidak gegabah dalam bertindak seperti berenang tanpa pengawasan, atau lakukanlah pengecekan suhu air sebelum digunakan.

Alergi Telur pada Anak

Siapakah disini yang doyan makan telur? Iya, tidak hanya rasanya yang enak dan bahannya yang bisa dimasak dengan berbagai menu makanan. Telur juga memiliki kandungan protein yang paling banyak dibandingkan makanan-makanan lainnya. Hal ini disebabkan karena putih telur yang mengandung asam aimno esensial tersebut tidak bisa diproduksi pada tubuh manusia. Bayangkan saja dalam satu butir telur dapat mengandung 5 sampai 7 gram protein dengan nutrisi yang tinggi dan kalori yang rendah. Namun sayangnya sampai saat ini, telur masih menjadi penyebab paling utama terjadinya reaksi alergi pada anak. Maka dari itu, harap jangan memberikan telur kepada anak dibawah umur 12 bulan ya, karena dapat memicu terjadinya alergi. Maka dibutuhkan sebuah makanan sehat yang kaya akan protein dan menyehatkan sehingga tidak memicu bahaya pada anak. Salah satu makanan yang cocok menjadi alternatif makanan sehat bagi anak adalah Tempe.

Tempe sebagai Solusi Protein Bagi Anak yang Alergi Protein Hewani

Ayah dan Ibu Tahu tidak? Ternyata tempe juga memiliki kandungan protein yang tinggi loh. Di samping itu juga, Tempe merupakan protein nabati yang banyak digemari oleh mayoritas masyarakat Indonesia. Bagi buah hati kita yang memiliki alergi atau sensitif dengan telur. Tenang! ada solusi lainnya yang dapat menjadi sumber protein anak yaitu Tempe. Mau tahu nih apa aja khasiat lain yang terkandung di tempe. Yuk simak lebih lanjut. 



Kaya Protein
Bayangkan saja dalam 100 gram tempe atau sama seperti 2 potong tempe terdapat hingga 19 gram protein. Maka dari itu, banyak dari para orang tua memilih tempe sebagai makanan yang kaya akan protein bagi buah hati tercinta.

Padat Nutrisi
Di samping kaya akan protein, makanan olahan hasil fermentasi ini juga memiliki banyak nutrisi yang bisa kamu dapatkan misalnya seperti karbohidrat, lemak, sodium, zat besi, kalsium, niacin, magnesium, fosfor, dan mangan. Komposisi nutrisi kompleks ini menjadikan tempe sebagai alternatif makanan yang kaya akan nutrisi. 

Sumber Probiotik 
Tempe juga mempunyai khasiat kesehatan pada pencernaan dan penyerapan nutrisi, hal ini disebabkan karena adanya proses fermentasi  pada saat terjadinya pemecahan gula oleh bakteri dan ragi.  Maka dari itu, kandungan prabiotik yang alami ini sangat baik untuk kesehatan perut kita. 

Khasiat Kesehatan
Bagi kamu yang akhir-akhir ini lagi banyak pikiran dan stress, tempe bisa menjadi salah satu solusi makanan sehatmu, karena tempe sangat efektif menjadi penangkal stress akibat zat radikal bebas yang dapat mengakibatkan diabetes, penyakit jantung, dan kanker. Di samping itu juga, tempe mempunyai khasiat lainnya yang ampuh sebagai gudang kalsium demi kesehatan dan kepadatan tulang. 

Resep Steak Tempe Buat Anak

Bagi para ibunda, kini kita bisa mengereasikan tempe menjadi berbagai macam olahan makanan yang menarik loh. Jadi, gak cuman hanya sekedar digoreng saja ataupun pelengkap sayuran. Berikut ini adalah resep steak tempe yang bunda bisa masak dirumah dengan mudah dan menarik. Sehingga bisa menjadi alternatif makanan sehat berprotein bagi buah hati tercinta.

 buat steak tempe

Resep Steak Tempe Padat Protein
Bahan-bahan:
4 porsi
1 buah tempe ukuran sedang, dan sudah dipotong-potong
Bumbu halus:
3 siung bawang putih
1/2 sdt pala bubuk
1/2 sdt kaldu bubuk organik
Bahan pelengkap:
1 buah wortel rebus, dan sudah dipotong-potong
5 buah buncis rebus, dan sudah dipotong-potong
1 buah tomat, diiris-iris
Secukupnya salad (optional)
Saus:
1/4 buah bawang bombay, dan diiris
2 siung bawang putih, dicincang
3 sdm saos tomat
100 cc larutan maizena
Gula & garam secukupnya

Cara Membuat:
1. Hal yang pertama kali harus dilakukan adalah merebus tempe dalam air garam dan tunggu hingga sampai matang. Kemudian tiriskan dan tumbuk tempe tersebut hingga halus.
2. Kemudian campurkan tempe tersebut dengan bumbu halus tadi, koreksi rasanya jika masih kurang silahkan sesuaikan dengan selera masing-masing. Ambil 3 sendok adonan dan padatkan dengan bantuan plastik, lalu bentuklah seperti daging steak.
3. Panaskan 1 sdm minyak, panggang steak hingga agak kecoklatan kemudian angkatlah.
4. Kemudian siapkanlah sausnya, bisa dengan cara tumis bawang putih dan bawang bombay hingga tercium aroma harum, masukan sisa bahan saus dan aduk hingga mengental, kemudian cek rasanya sesuai dengan seleramu.
5. Tata steak dan bahan pelengkap di piring saji. kemudian Siram dengan saus.

You Might Also Like

5 Comments

  1. Boleh juga nih resep steak tempenya. Biasanya kalo engga digoreng, ditumis, dibacem.
    Alergi dingin rada repot nih kami yg tinggal di Bandung. Yg dewasa juga kalau pagi bersin² deh...
    Salam kenal...

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, boleh dicoba tuh mbak, iya mbak di Malang juga sama. harus bisa antisipasi sejak dini sama alergi dingin ini (bagi yang sensitif dengan alergi dingin).

      Hapus
  2. tempe adalah makanan kesukaan keluargaku. pertaam karena aku gak bisa masak dan olahan tempe yg paling mudah shg jadi suak semua karena ekseringan kali ya, hiiii

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, jadi bisa membudayakan makan sehat ya mbak di rumah, hehehe

      Hapus
  3. untungnya aku memang suka tempe dari kecil,soalnya dibiasakan di rumah sama orang tua.

    BalasHapus

Top Categories